Skip to main content

Review Singkat Film Friendzone, Perjuangan Keluar dari Zona ‘Teman’

Jleb di Hati, 6 Film Ini Cocok Ditonton Buat Kamu yang Kejebak Friendzone

Kerap sukses dengan genre romance-comedy¬ studio GDH kembali mengulang formula nya dalam film Friendzone.

Film ini bercerita tentang laki-laki bernama Palm (Naphat Siangsomboon) yang jatuh cinta pada, Gink (Pimchanok Luevisadpaibul), sahabatnya sendiri. Setelah Gink mengatakan “Bukannya menjadi teman sudah cukup?” Palm harus rela melihat Gink bersama orang lain dan dengan sabar mendengar keluh kesah tentang pacar-pacarnya. Hingga suatu saat Gink mencurigai Ted, pacarnya saat itu, berselingkuh dan membuntutinya ke berbagai negara di asia, Gink pun meminta Palm untuk menemaninya menjalankan misi tersebut. Palm selalu menuruti permintaan aneh Gink dan berusaha untuk selalu ada saat Gink membutuhkannya. Akankah perjalanan ini menjadi titik balik hubungan mereka?

Fakta unik film Friend Zone

Dengan komedi khas film Thailand, Friendzone menyuguhkan adegan-adegan konyol yang menggelitik perut. Komedi yang tidak berlebihan dan masih dapat dimengerti oleh penonton mancanegara. Disamping puas tertawa film ini juga mengaduk-aduk perasaan penonton dengan plot drama percintaan yang halus dan tidak terasa cringe.

Walaupun lama tidak muncul di layar lebar Pimchanok membuktikan kepiawaian nya dalam berakting, ia dan Naphat berhasil membangun chemistry yang selaras yang menjadi pondasi kuat film. Selain itu penonton juga dimanjakan dengan wajah tampan dan cantik dua pemeran utama ini.


Soundtrack film yang berkolaborasi dengan 10 penyanyi dari berbagai negara di Asia dijadikan sebagai publisitas untuk meraih pasar Asia. Bukan hanya soundtrack, Friendzone juga menggunakan beberapa kota di Asia sebagai latar film seperti Bangkok, Kuala Lumpur, Chiang Mai dan Pulau Krabi.

Friendzone merupakan salah satu film wajib bagi kaum ‘cuma teman’, dengan komedi dan drama yang harmonis film ini dapat menjadi tontonan ringan yang tidak mengecewakan.

Comments